Siswi MTsN 8 Bantul Sabet Juara 2 KSM Tingkat DIY Tahun 2021

Bantul (MTsN 8 Bantul) – Salah satu siswi MTsN 8 Bantul Shafira Aurella Azzahra berhasil menyabet juara 2 di ajang bergengsi Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun 2021 mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) terintegrasi. Pengumuman dilaksanakan oleh Kementerian Agama secara online melaui laman ksm.kemenag.go.id setelah digelar secara luring kombinasi daring di MTsN 1 Yogyakarta Senin (20-09-2021).

Shafira menempati posisi dibawah siswi MTs Ali Maksum Krapyak Bantul, Hana Faiha Sabiqoh. Selanjutnya juara 3 hingga harapan 3 adalah Muhammad Patih Al-Khoiri (MTs Wahid Hasyim Sleman), TsaqilaAz Zahra ‘Arfani (MTs Taruna Al Qur’an Sleman), Amin Tri Sasongko (MTs Al Ichsan Kulon Progo) dan Faiq Najamuddin Rasyid (MTs Ibnul Qoyyim Putra Bantul). Dengan demikian Shafira peraih juara 1 KSM tingkat Kabupaten harus merelakan Hana selaku peraih Juara 1 untuk mewakili DIY di ajang KSM tingkat Nasional yang akan digelar 23 – 24 oktober 2021 bersama 10 siswa lainnya yaitu peraih Juara 1 jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI)/SD mata pelajaran Matematika Terintegrasi dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Terintegrasi, jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs)/SMP mata pelajaran Matematika Terintegrasi, IPA Terintegrasi, dan jenjang Madrasah Aliyah (MA)/SMA/SMK mata pelajaran Matematika Terintegrasi, Biologi Terintegrasi, Fisika Terintegrasi , Kimia Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi, dan Geografi Terintegrasi.

Shafira Aurella Azzahra merasa bersyukur dan senang atas capaian terbaik di ajang tahunan tersebut meskipun tidak menjadi salah satu duta DIY di ajang KSM tingkat Nasional. “Alhamdulillah bisa mencapai hasil terbaik untuk saya. Juara 2 merupakan suatu anugrah indah dari Allah dan semoga bisa membawa nama baik madrasah tempat saya menimba ilmu” ungkap Shafira. Siswi kelas IX.A tersebut akan melanjutkan konsentrasi menempuh pembelajaran jarak jauh di madrasah yang terletak di Banjarharjo 2, Kalurahan Muntuk, Kapanewon Dlingo bersama teman – temannya.

Sementara Wahyudi Supriyano, S.Ag. selaku guru pembimbing merasa bersyukur dan ikut senang sekaligus bangga bisa membimbing, mendampingi, dan mengantarkan hingga meraih runner up di ajang bergengsi di madrasah tersebut. Menurut Wahyudi, target utama lolos ke tingkat nasional belum tercapai namun hasil tersebut merupakan ketentuan terbaik dari Allah SWT. “Kami yakin bahwa ketentuan Allah SWT merupakan yang terbaik bagi hambanya” ungkap guru alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta tersebut. “Saya hanya bisa memberikan motivasi agar ananda Shafira tetap semangat belajar dan semoga kelak memperoleh hasil yang lebih baik di kompetisi selanjutnya atau lainnya” lanjut Wahyudi.

H.Sugiyono, S.Pd. selaku Kepala MTsN 8 Bantul di tempat terpisah merasa bersyukur atas prestasi yang telah ditorehkan Shafira. Meskipun belum berhasil meraih juara 1 sehingga bisa melaju ke tingkat nasional, tetapi capaian tersebut sudah merupakan prestasi yang sangat baik. “Alhamdulillah kami haturkan kepada Allah SWT sebagai pengakuan atas segala sesuatu hanya dari-Nya dan atas izin-Nya. Demikian pula apa yang telah Ananda Shafira torehkan untuk madrasah tentunya atas izin Allah SWT setelah rangkaian ikhtiar lahir dan batin telah dilakukan” ungkap Sugiyono. Ia berharap Shafira bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi di ajang serupa. “Tak lupa kami memanjatkan do’a semoga ananda Shafira berhasil menjadi Juara 1 di kompetisi ini tahun depan dan kompetisi lainnya. Aamiin” pungkas Sugiyono (jkp).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares