Siswa MTsN 8 Bantul Laksanakan Muqoddaman dan Mujahadah untuk Pertajam Keimanan dan Kelancaran Belajar

BANTUL – Sebagai langkah memperkokoh karakter religius sekaligus memohon kemudahan dalam proses belajar mengajar, seluruh peserta didik Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 8 Bantul menyelenggarakan agenda keagamaan Muqoddaman dan Mujahadah pada Senin (19/10/2026). Agenda rutin yang sarat pesan moral ini berjalan penuh kekhusyukan di area madrasah dengan diikuti oleh seluruh civitas akademika.

Jalannya kegiatan keagamaan ini dipandu langsung oleh Karsono, salah satu staf Tata Usaha MTsN 8 Bantul. Di samping mengemban tugas administrasi harian, Karsono juga dikenal masyarakat luas sebagai pendakwah atau da’i yang memiliki banyak pengalaman mengampu berbagai majelis taklim di beragam wilayah. Pengalamannya dalam membimbing jamaah menjadikan suasana Mujahadah berjalan sangat tertib, khidmat, serta sarat perenungan.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Muqoddaman, yakni lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bersama yang pembagian porsinya telah disesuaikan untuk setiap siswa. Usai pembacaan Al-Qur’an diselesaikan, acara disambung dengan Mujahadah—yaitu untaian doa dan zikir bersama demi memohon perlindungan, keberkahan, serta kelancaran dari Allah SWT.

Penyelenggaraan Muqoddaman dan Mujahadah ini menjadi wujud ikhtiar spiritual dari pihak madrasah. Kepala madrasah bersama jajaran guru berharap lewat doa kolektif ini, seluruh aktivitas kegiatan belajar mengajar di MTsN 8 Bantul senantiasa berlangsung aman, lancar, dan membuahkan hasil terbaik. Tidak sekadar rutinitas keagamaan, agenda ini juga difungsikan sebagai sarana pembiasaan positif untuk para siswa. Melalui program tersebut, para murid dibiasakan untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT, menjadikan Al-Qur’an pegangan hidup, serta memupuk kedisiplinan beribadah sejak usia muda.

Pihak madrasah menekankan bahwa tolok ukur keberhasilan pendidikan tidak hanya bertumpu pada capaian akademis belakangan ini, tetapi juga pada pembentukan karakter dan keteguhan iman para peserta didik. Pembiasaan membaca Al-Qur’an secara konsisten diyakini sanggup menjadi benteng akhlak bagi generasi muda di tengah laju perkembangan zaman dan tantangan global saat ini.

Suasana tenang dan penuh kekhusyukan begitu terasa di tempat kegiatan sewaktu kalimat zikir dan doa dilantunkan. Para siswa tampak menyimak serta mengikuti tiap bacaan doa yang dipimpin oleh Karsono secara khidmat. Kehadiran sosok teladan dari lingkungan internal madrasah seperti Karsono turut memberikan motivasi tersendiri bagi para siswa bahwa syiar Islam dapat dijalankan oleh siapa saja dan di mana saja.

Lewat pelaksanaan Muqoddaman dan Mujahadah ini, MTsN 8 Bantul bertekad untuk terus melestarikan tradisi keagamaan yang telah mengakar kuat di lingkungan sekolah. Diharapkan energi spiritual yang terhimpun pada hari Senin ini membawa keberkahan, ketenangan, sekaligus suntikan semangat bagi seluruh siswa dalam menuntut ilmu sepanjang pekan hingga masa depan mereka. (SNI)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares