BANTUL – Mengawali langkah di semester genap tahun ajaran 2025/2026, seluruh civitas akademika MTs Negeri 8 Bantul menggelar upacara bendera, Senin (5/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di lapangan utama madrasah ini merupakan program kokurikuler Mata Air atau matsadeba Cinta Tanah Air sekaligus menjadi momentum penyambutan kembali peserta didik setelah masa libur semester.
Upacara berjalan dengan sangat khidmat dan tertib, diikuti oleh seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9, serta segenap bapak/ibu guru dan pegawai MTsN 8 Bantul. Bertindak sebagai petugas upacara adalah pengurus OSIS, dengan Mustofa (Siswa kelas 8B sekaligus Ketua OSIS) sebagai pemimpin upacara yang menjalankan tugasnya dengan penuh kedisiplinan.

Waka Kurikulum MTsN 8 Bantul, Drajad Hadi Wibowo, hadir sebagai pembina upacara mewakili Kepala Madrasah. Dalam amanatnya, beliau membacakan sambutan yang menekankan tema HAB ke-80, yaitu “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”.
Ada tiga pesan utama yang disampaikan Drajad kepada para siswa Belajar dari Sejarah (Historia). Beliau mengingatkan bahwa Yogyakarta memiliki ikatan historis yang kuat dengan Kemenag, di mana kantor pertama kali berdiri di Jalan Bintaran No. 9. Siswa diminta meneladani semangat para ulama dan tokoh bangsa dengan rajin belajar dan menjaga akhlak. Menjaga Kerukunan. Kerukunan bukan sekadar tidak ada pertengkaran, melainkan energi untuk maju. Siswa diharapkan menjadikan MTsN 8 Bantul tempat yang damai, saling menghormati, dan menjauhi perundungan (bullying). Transformasi Digital yang Bijak. Sebagai Generasi Z, siswa didorong untuk cerdas menggunakan teknologi dan AI. Teknologi harus digunakan untuk menyebarkan informasi yang benar dan mencari ilmu agama yang menyejukkan, bukan untuk menyebarkan hoaks.
Di akhir amanatnya, Drajad menegaskan bahwa wujud nyata “Amal Bhakti” bagi seorang siswa adalah dengan belajar sungguh-sungguh serta berbakti kepada orang tua dan guru. Hal ini sejalan dengan visi madrasah, yakni MATSADEBA BERBAKAT (Mewujudkan Peserta Didik yang Bertaqwa, Berkarakter, dan Terampil).
“Mari kita jadikan momentum HAB ke-80 ini untuk membuktikan bahwa siswa MTsN 8 Bantul adalah generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan cinta tanah air,” pungkasnya yang disambut dengan seruan penuh semangat, “MTsN 8 Bantul BISA, MTsN 8 Bantul JUARA!” dari seluruh peserta upacara. Peringatan ini diharapkan dapat menjadi penyuntik semangat bagi seluruh siswa dalam menghadapi kegiatan belajar mengajar di semester genap tahun ajaran 2025/2026.
(dhw)

